Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Viral Sandra Mintal Anal Seks Ke Tukang Kebunnya

  Biodataviral.com - Namaku Sandra, umurku baru 14, tinggal bersama kedua orangtuaku di sebuah kompleks perumahan elite di Jakarta. Tapi karena kesibukan yang padat, kedua orangtuaku sering tidak dirumah.

Biar ku ceritakan dahulu mengenai aku, agar kalian punya gambarannya. Tinggiku 147cm, beratku hanya 45kg, kulitku putih mulus tanpa cacat sekecil apapun, maklum, aku anak keturunan chinese yang sangat terawat. aku anak tunggal kesayangan yang bisa dibilang agak ‘kuper’, dikarenakan lingkunganku yang selalu dibatasi oleh kedua ortu ku.


teman-2x ku pun hanya beberapa, itupun kebanyakan cewek semua. Jadi pengetahuanku mengenai kehidupan sangat sedikit, apalagi mengenai sex, bisa dibilang nol besar. sampai umur seginipun aku tak pernah tahu apa itu sex, kehamilan, kontol anak laki, ciuman, dll. selebihnya bayangin aja sendiri betapa ‘kuper’nya aku ini.

Ok, aku lanjutkan ceritaku. Dirumahku yang lumayan besar itu, hanya ada aku dan pembantu-2x ku. yang 2 orang adalah pembantu rumah tangga, yang satu Bi Yem, orangnya udah tua banget, sedang satunya adalah cucunya yang berumur 1 tahun dibawah umurku, 13 thn, panggilannya No, adalah kacungku. seorang lagi adalah tukang kebunku yang sudah tua, Pak Mat, umurnya sudah sekitar 65 tahun, dan seorang lagi sopir papaku, namanya Bang Jun, umurnya sekitar 30 tahunan. Itulah isi rumahku saat ortuku tidak dirumah.

Pada suatu hari, aku pulang dari sekolah, kedua ortuku udah bepergian keluar negeri lagi untuk waktu yg tidak tentu. sopirku minta ijin untuk pulang karena ada suatu urusan, bi Yem sepagian pergi dengan cucunya untuk menengok saudaranya di Tangerang selama 1 hari. Jadilah aku dan pak Mat berdua aja.

Selesai makan siang, aku duduk-2x di halaman belakangku yang luas. Disana pak Mat sedang menyirami kebun. Iseng-2x aku jalan-2x didekat pak Mat, dan kugoda dia dengan menginjak selang airnya. Bingung karena air tidak keluar, dia lihat kebelakang da ketahuan bahwa selang airnya sedang ku injak, setelah injakkan kulepas, pak Mat mengarahkan air yang telah menyembur tadi ke arahku sambil ketawa-tawa.

Tapi apa yg terjadi, air membasahi tubuh dan kausku, pada saat itu aku hanya mengenakan kaus panjang sebatas atas lutut, tanpa mengenakan BH, hanya celana dalam aja. Kontan, bentuk tubuhku terlihat jelas dari balik kausku tsb. 




Buah dadaku yg cukup besar untuk ukuran tubuh dan umurku itu terlihat jelas sekali menantang, bayangkan, 32B dengan tinggiku yg hanya 147cm dan agak ceking, maklum, bagaimana sih tubuh anak perempuan yg masih SMP. Tubuhku yang masih sangat muda dan ranum belum tersentuh itu, dipandangi oleh pak Mat dengan melongo. Entah gimana mulanya, tahu-2x pak Mat telah mendekati ku dan meremas buah dadaku, aku hanya bisa diam dan bengong krn aku tidak pernah diperlakukan seperti itu sebelumnya. pak Mat adalah tukang kebun keluarga kami yg telah lama ikut keluargaku, bisa dibilang, dia sudah ada sejak aku masih bayi. Jadi, keluarga kami sangat mem-percayainya. pak Mat berkata ‘non, susu non besar juga yah…, enak nggak diginiin?’ sambil tangannya terus meremas-remas susuku. Aku yg belum, Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral Ngentot Anus Vita Sebagai Anal Sex Pertamanya

  Aopok.com - Nama saya Vita. Sebenarnya itu bukan nama asli saya, tetapi nama samaran yang diberikan Arthur dalam kisahnya di Arthur: Snow, Ski & Sex. Saya ingin membagikan juga kisah saya tetapi saya menumpang saja memakai account Arthur di 17Tahun2.com. Menurut orang, wajah saya cantik sekali. Mataku yang sayu sering membuat pria tergila-gila padaku. Saya sendiri tidak GR tapi saya merasa pria banyak yang ingin bersetubuh dengan saya. Saya senang saja karena pada dasarnya saya juga senang ML.



Saya dibesarkan di keluarga yang taat beragama. Dari SD hingga SMP saya disekolahkan di sebuah sekolah berlatar belakang agama. Sebenarnya dari kelas 6 SD, gairah seksual saya tinggi sekali tetapi saya selalu berhasil menekannya dengan membaca buku. Selesai SMP tahun 1989, saya melanjutkan ke SMA negeri di kawasan bulungan, Jakarta Selatan.

Di hari pertama masuk SMA, saya sudah langsung akrab dengan teman-teman baru bernama Vera, Angki dan Nia. Mereka cantik, kaya dan pintar. Dari mereka bertiga, terus terang yang bertubuh paling indah adalah si Vera. Tubuh saya cenderung biasa saja tetapi berbuah dada besar karena dulu saya gemuk, tetapi berkat diet ketat dan olah raga gila-gilaan, saya berhasil menurunkan berat badan tetapi payudaraku tetap saja besar.

Di suatu hari Sabtu, sepulang sekolah kami menginap ke rumah Vera di Pondok Indah. Rumah Vera besar sekali dan punya kolam renang. Di rumah Vera, kami ngerumpi segala macam hal sambil bermalas-malasan di sofa. Di sore hari, kami berempat ganti baju untuk berenang. Di kamar Vera, dengan cueknya Vera, Angki dan Nia telanjang didepanku untuk ganti baju. Saya awalnya agak risih tetapi saya ikut-ikutan cuek. Saya melirik tubuh ketiga teman saya yang langsing. Ku lirik selangkangan mereka dan bulu kemaluan mereka tercukur rapi bahkan Vera mencukur habis bulu kemaluannya. Tiba-tiba si Nia berteriak ke arah saya..

“Gile, jembut Vita lebat banget”

Kontan Vera dan Angki menengok kearah saya. Saya menjadi sedikit malu.

“Dicukur dong Vita, enggak malu tuh sama celana dalam?” kata Angki.
“Gue belum pernah cukur jembut” jawabku.
“Ini ada gunting dan shaver, cukur aja kalau mau” kata Vera.

Saya menerima gunting dan shaver lalu mencukur jembutku di kamar mandi Vera. Angki dan Nia tidak menunggu lebih lama, mereka langsung menceburkan diri ke kolam renang sedangkan Vera menunggui saya. Setelah mencoba memendekkan jembut, Vera masuk ke kamar mandi dan melihat hasil saya.

“Kurang pendek, Vita. Abisin aja” kata Vera.
“Nggak berani, takut lecet” jawabku.
“Sini gue bantuin” kata Vera.

Vera lalu berjongkok di hadapanku. Saya sendiri posisinya duduk di kursi toilet. Vera membuka lebar kaki saya lalu mengoleskan shaving cream ke sekitar vagina. Ada sensasi getaran menyelubungi tubuhku saat jari Vera menyentuh vaginaku. Dengan cepat Vera menyapu shaver ke jembutku dan menggunduli semua rambut-rambut didaerah kelaminku. Tak terasa dalam waktu 5 menit, Vera telah selesai dengan karyanya. Ia mengambil handuk kecil lalu dibasahi dengan air kemudian ia membersihkan sisa-sisa shaving cream dari selangkanganku.

“Bagus kan?” kata Vera.

Saya menengok ke bawah dan melihat vaginaku yang botak seperti bayi. OK juga kerjaannya. Vera lalu jongkok kembali di selangkanganku dan membersihkan sedikit selangkanganku. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral! Perselingkuhan 19 Jam Memek dan Anal 5

  Iklans.com - Dengan posisi memunggungi sang tamu, istriku rebah di pangkuannya dengan tangan-tangannya meraih leher lelaki itu. Dengan posisi macam itu hal yang paling gampang dilakukan sang tamu adalah merogoh blus, merangkulnya sambil tangan-tangannya memerasi susu putih lembut istriku.

Duduk berpangkuan macam itu memang tidak untuk diam, tenang. Duduk macam itu menuntut tubuh selalu bergerak merubah posisi agar keseimbangan tubuh terjaga. Istriku selalu menggeser pantatnya ke kanan atau kekiri atau maju atau mundur. Situasi macam itu, ditambah aroma parfum yang mengalirkan imajinasi erotis dari tubuh halus mulus, tangan yang menikmati empuknya buah dada perempuan haus, musik romantis sungguh menjadi katrol yang paling efektif untuk mendongkrak nafsu birahi si tukang madu. Dia menciumi ketiak istriku. Tangannya bergerak turun dan meremasi bibir vaginanya yang rasanya semakin mengencang.

Kontol lelaki itu tak bisa di tahan lagi. Celana pendeknya yang membuat terasa menjadi sempit dan menyakitkan dilepaskan kancing dan resluitingnya, sehingga barangnya langsung mencuat keluar menantang langit-langit ruang tamu. Istriku memang menantikan semua ini. Dia sigap turun dari pangkuan. Dia rebahkan tubuhnya untuk menjangkau dada lelaki itu. Bibirnya langsung menciumi dan menggigiti daging-daging gempalnya. Puting susunya disedoti dan jilat hingga kuyup oleh ludahnya. Lelaki itu mengerang-erang. Istriku semakin liar. Jilatannya naik ke ketiaknya. Hidungnya yang menyergap bau ketiak dia benamkan dalam cekungan berbulu milik sang tamu. Tak pelak lagi desah dan rintihan tukang madu bersahutan dengan desah dan suara-suara clup, clup, clup dari kecupan bibir istriku.

Mereka sudah memasuki ambang kenikmatan. Tangan kiri istriku memegang tongkat panas di selangkangan tukang madu dan mengocoknya. Daging panjang dan keras ini telah menjadi obsesi istriku yang mampu membuang kesetiaan pada suaminya yang telah dia pertahankan sepanjang lebih 20 tahun. Tetapi sekaligus yang juga membuktikan bisa memberikan kepuasan hingga menghadirkan 8 kali orgasme sejak 18 jam terakhir. Kali ini dia harapkan meraihnya kembali sebelum tukang madu ini pergi meninggalkannya.

Ya, 20 tahun dan 18 jam, sungguh tak bisa diperbandingkan. Selama ini orgasme baginya hanyalah semacam dongeng dari negeri tetangga, negeri teman gosip. Dia nggak mengimpikan untuk benar-benar meraihnya, mewujudkannya. Tetapi 18 jam terakhir ini .., sofa ini menjadi saksi, kamar mandi, dapur, kamar tidur, pakaian suaminya, makanan dari lemari es dan lainnya yang ada di dalam rumah ini bisa menjadi saksi. Orgasme itu bukan lagi impian. Orgasme itu telah menjadi kenyataan. Sekarang perselingkuhan istriku dengan tukang madu memasuki 19 jam. Mungkin dia akan meraihnya lagi hingga mencapai 10, 11 atau 12 kali sampai saatnya sang tamu pulang nanti.

Kali ini sang tamu sudah nggak bisa sabar. Dan inilah dambaan istriku, “lelaki yang menyerang”. Diangkatnya tubuh istriku kepangkuannya menghadap punggungnya. Kulotnya yang telah lepas sejak tadi memudahkan lelaki ini menemelkan kepala kontolnya langsung ke lubang vagina istriku. Dan tidak terlampau sulit, bless.., kontol yang panjang itu langsung membenam. Dan istriku langsung merasakan adanya daging panas menembusi kemaluannya yang langsung saraf-saraf birahi dalam dinding vaginanya mencengkeram. Rasa kegatalan menjalar pada seluruh dinding itu. Dan saraf-saraf itu setiap kali memperketat cengkeramannya hingga sang tukang madu merasakan kontolnya seperti ditarik-tarik disedoti. Wwaadduuhh.., enak bangeett.., begitu yang dia desahkan.

Semua yang sedang berlangsung mendesak sang tamu untuk menyodoki kemaluan itu. Dari arah samping nyata banget bagaimana pantatnya berirama naik turun mengangkat beban pantat bahenol istriku yang juga demikian keenakkan hingga desahan dan rintihannya tak terbendung.

Genjotan yang terus menerus dan makin cepat mengocok dinding birahi dalam vagina membuat orgasme istriku hadir kembali untuk yang kesekian kali. Teriakkannya nggak bisa dicegah. Dengan wajah seperti kemasukkan setan, rambut yang awut-awutan dan tubuh yang terus menaik dan turunkan pantatnya mulutnya tak henti-henti meracau meneriakkan enaknya kontol lelaki itu.

Tapi kali ini sang tamu nggak lagi memberikan ampun. Pada kesempatan menjelang dia mesti keluar dari rumah ini dan kembali ke jalanan menjajakan madunya, dia justru mendapatkan dorongan nafsunya menggelora bagai gelombang tsunami yang menyerang pantai-pantai indah di lautan Teduh. Kontolnya terus dirangsang kegatalan yang amat. Dia masih jauh dari orgasmenya. Suara-suara istriku tidak menggoda untuk secepatnya menumpahkan air maninya. Dia terus memompa. Bahkan saat istriku meneriakkan tumpahnya cairannya, lelaki ini dengan cepat merubah posisi. Dia bangkit, istriku di tengkurepkan ke sofa kemudian ditindihnya. Tangannya langsung meraba kemaluan istriku untuk mengarahkan kontolnya kelubangnya. Dan kena. Kemudian kembali dia memompa. Cepat, makin cepat. Seluruh tubuh istriku bergoncang. Sofa itu juga bergoncang. Teriakan aduh-aduh istriku dia abaikan. Dialah sekarang yang kemasukkan setan.

Perilaku lelaki asing penjual madu ini sangat menyakitkan lubang vagina istriku. Tetapi aneh, pada kondisi macam itu tiba-tiba orgasme berikutnya datang. Dan menjelang kedatangannya itu, rasa pengin kencing yang mendesak telah menghapus semua rasa perih di dinding vagina. Kembali kenikmatan dia songsong dengan kembali menunjukkan goyangnya pada pantat dan pinggulnya. Kemudian dia cengkeram kuat-kuat kulit jok sofa. Orgasme itu meledak. Vaginanya membanjir. Bibir-bibir vaginanya berbusa oleh cairan yang terpompa keluar mengikuti keluar masuknya kontol lelaki itu. Diantara keringat yang membanjir dan sodokkan yang belum juga reda, istriku masih bisa mengingat, ini adalah orgasmenya yang ke sepuluh. Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral! Perselingkuhan 19 Jam Memek dan Anal 4

  Topoin.com - Sementara sang tamu mandi, istriku membuat makanan. Dengan bahan yang tersedia dia buat bubur sereal, telor setengah matang campur simpanan madunya sendiri, yang ini asli madu Kuwait yang aku beli seharga 100 dollar per botol, woo.., kopi susu dan orange. Rupanya nggak kalah dengan American breakfastnya Hilton. Dia tata di meja untuk berdua.

Pagi itu istriku nampak sangat cantik dan bugar. Nampaknya orgasmenyalah yang membuatnya segar dan ceria. Walaupun belum mandi, dengan celana pendek mini bertbahan jeans dan blus Armani yang halus lembut, sungguh dia nampak 15 tahun lebih muda. Orang bilang wanita nampak cantik saat bangun tidur, itulah istriku kali ini.

Selesai mandi istriku memberikan celana pendek juga bersama T.shirt pada tamunya. Melihat tampilan cantik istriku, lelaki asing itu terpesona. Sejak kemarin dia belum sempat benar-benar memperhatikan tampilan istriku ini. Pagi ini, sesudah mandi dan segar pula, lelaki asing itu nggak segan-segan memuji kecantikan istriku. Dibetotnya pantatnya, kemudian dia tarik kepangkuannya di kursi meja makan. ‘Mbakk.., kamu cantik sekali..’, dan mulutnya langsung membungkam mulut istriku. Mereka berpagut dan melumat sesaat. ‘Aku mandi dulu ya maass..’, istriku bangkit dan lelaki itu melepasnya. ‘Silahkan mulai makan saja, nanti aku nyusul’, demikian omong istriku sambil meraih handuk menuju kamar mandi.

*****

Pukul 07.35, Rabu

Selama sarapan lelaki itu berkesempatan memikirkan kembali bagaimana pagi ini dia berada disini. Jauh dari tempat pondokkannya. Jauh dari lingkungan miskinnya. Dia merasa seperti orang kaya yang sebentar lagi akan berangkat kerja ke kantornya. Dia merasa seperti seorang direktur dengan istrinya yang cantik di sampingnya. Dia bukan tukang madu, bukan tanpa alamat tetap, bukan pengangguran yang terpaksa mengasongkan botol madu dari rumah kerumah. Ahh, mungkinkah aku menjangkau hidup macam ini? Tetapi lamunan itu dibantahnya sendiri. Sekolahmu itu apa? Kalau hanya jebolan SMP bisa jadi apa kamu? Aahh, udahlah .. Dia nggak mau berfantasi lebih panjang. Sekarang pikirin saja, bagaimana nanti nyonya ini mau memborong madunya.

‘Mass..’, terdengar istriku memanggil dari kamar mandi, ‘Yaa..’, ‘Masuk sajaa..’, saat masuk istriku masih telanjang. ‘Sini mass, aku pengin dicium di sini, hi, hi, hi..’. Lelaki itu cepat paham, dipeluknya tubuh basah istriku dan langsung berpagut. Dan tangan istriku langsung mencet bagian depan celana lelaki itu. Dia pencet-pencet hingga dengan cepat daging dalam celana itu membengkak memanjang. Kemudian dengan cekatannya tangan-tangan halusnya membuka kancing celana dan menarik resluiting lelaki itu. Dan lepaslah. Belalai panjang besar dan kehitaman setengah menggelantung keluar dari sarangnya. Istriku langsung jongkok pada lututnya. Diraihnya kontol itu dan diisapnya. Dia jilati dan kulum. Kemudian kepalanya nergerak maju mundur, bibirnya memompa.

Sang tamu memberi respon dengan cepat. Berasa gatal nikmat pada kontolnya, dipegangnya kepala istriku, dimaju mundurkan. Dan dia gerakkan pula maju mundur pantatnya untuk mendorong dan menarik kontolnya sesuai dengan irama dan kuluman istriku. Desahan istriku membangkitkan gairah bersama. Tangan kiri lelaki itu mulai meraih puting susu istriku dan jari-jarinya membuat plintiran yang sungguh merangsang birahi istriku. Pemompaan semakin cepat. Istriku pengin minum sperma lelaki itu untuk yang kesekian kalinya. Lelaki itu tahu, tetapi dia merasa tidak akan semudah yang diharapkan istriku. Sesudah sekian kali sperma terkuras sebelumnya, butuh waktu leih panjang untuk mengurasnya kembali.

Tetapi untuk memenuhi harapan istriku ada jalan. Diraihnya tubuh istriku bangkit. Dia balik ke arah bibir kolam. Diangkatnya satu kaki istriku dan ditahan oleh tangan kirinya. Secara otomatis istriku berpegangan pada bibir kolam. Dan dia arahkan kontolnya menuju kemaluan istriku. Dan jadilah. Istriku disebadani sambil berdiri di kamar mandi. Dia pompa kemaluan istriku. Gerakkan keluar masuk bertubi-tubi kontolnya yang terjepit vagina istriku membuatnya birahinya terkatrol. Dengan cara itu dia akan mampu memeras keluar lagi spermanya.

Dan memang, sesudah beberapa menit berlangsung, terasa oleh lelaki itu bahwa tak lama lagi akan ejakulasi. Pompanya dipercepat. Istriku merintih dan mengerang. Lelaki itupun mendesah-desah. Makin cepat, makin cepat ..dan..,’Mmbaakk aku mau keluarr.. isepin yaa, isep yaa, isepp..’, dia copot kontolnya dari vagina istriku, kemudian dia pegang kepala istriku dan tekan agar dia jongkok kembali. Istriku yang memang haus sperma itu langsung jongkok dan mendongakkan wajahnya ke selangkangan lelaki itu. Sementara itu tangan kanan lelaki itu sibuk mengocok-ocok kontolnya yang ujungnya tepat mengarah ke muka istriku. Reaksi istriku adalah menganga, membuka mulut serta menjulurkan lidahnya bersiap untuk menangkap puncratan sperma dari kontol itu. ‘Telan nihh.., telan niihh, makan yaa mbbakk, makan pejuhku ya mbbakk.. telann yaa..’, gumamnya yang diikuti kocokkan yang semakin cepat. Lanjut Baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Heboh! Perselingkuhan 19 Jam Memek dan Anal 3

  Tradingan.com - Dia baru sadar dan melihat bagaimana kontol orang dewasa yang nggak disunat. Godaan besar datang. Tangannya nggak tahan untuk diam. Pelan-pelan kontol yang terkulai itu dielus-elusinya. Diangkat dari rimbunan jembut kemudian jari-jarinya menarik kebawah kulup itu hingga terbit ujung.. dan kemudian nampak utuh jamur itu. Lelaki asing ini nampaknya nggak terganggu tidurnya. Istriku asyik mengamati kontol itu, bahkan tak lama kemudian sudah mendekatkan lagi wajahnya, mencium kontol itu, kemudian menjilat, menjilat-jilat, menjilat-jilat, menjilat-jilat ..

Aneh, kontol itu lama-lama berdiri tanpa membuat bangun pemiliknya. Makin lama menegang dan istriku makin asyik menjilati. Saat berdiri menegang, kulupnya kedesak jamurnya, seperti bunga yang tumbuh dari kuncupnya, jamur gede itu merekah. Istriku makin semangat dan birahinya makin meninggi. Dia memutar-mutar kepalanya untuk meraih jilatan lebih banyak hingga ke batang-batang dan pangkal kontol yang saat ini ada dalam genggaman tangan kirinya. Terdengar desah kecil dari lelaki tidur itu, mungkin mimpi nikmat. Sementara istriku sudah demikian semangat. Sesudah melumati selangkangan yang juga penuh bulu, kembali istriku mengemot-emot batangan gede panjang yang saat ini sudah benar-benar mendekati ukuran sempurnanya.

Istriku kepingin kontol itu memuncratkan spermanya. Dia menjilati kepalanya, ternyata dia sudah merasakan precum di ujung jamur itu. Precum itu dia jilatin dan kemudian melutnya menganga memasukkan menelan kontol itu, dia mulai memompa. Batangan besar panjang itu menembusi mulutnya hingga mentok ke pintu tenggorokkan. Lelaki itu mendesis pelan. Nampaknya dia merasakan ada kenikmatan di bawah sana, tetapi kantuknya membuat enggan untuk bangun. Dia biarkan saja apa yang terjadi dan merasakan kenikmatan melayang dalam setengah tidur ..

Tampak muka istriku menggeleng ke kanan dan ke kiri untuk mendapatkan ritme pompa yang nikmat. Tangan kirinya menahan batangan kontol itu agar tidak lepas dari mulutnya, sementara tangan kanannya merabai pinggul kemudian pantat, menikmati bulu-bulu yang tersebar pada wilayah itu. Suara desah istriku terus beruntun seirama dengan pemompaan. Dan ..makin cepat, makin cepat, makin cepat. Istriku semakin tidak sabar untuk menyedoti sperma lelaki ini yang walaupun setengah tertidur kontolnya tetap meregang maksimal sempurna.

Rupanya usaha istriku membuahkan hasil. Pantat lelaki itu kini bergerak naik turun menikmati pompa istriku. Kontolnya yang kaku tegak, makin cepat menembusi mulut istriku. Tangannya turun meraih kepala dan meremasi rambut istriku. Desahnya mengeras, makin keras, makin keras .. hingga..crot crot crot.. saluran sperma di sepanjang kontol itu nampak berdenyut keras. Spermanya terpompa. Delapan kali denyutan besar menumpahkan delapan puncratan besar. Istriku menjadi gelagapan. Mulutnya berusaha menangkap semua yang tumpah, jangan ada setetespun yang terbuang. Walau tak terhindari, dari mulutnya nampak meleleh sebagian sperma itu karena nggak lagi tertampung dalam mulut mungil itu. Syaraf-syaraf rasa dalam rongga mulutnya sibuk merasai sperma yang tumpah bertubi. Dikenyam-kenyamnya dan ditelannya. Sebanyak yang bisa ditelannya, tenggorokkannya menikmati basah teraliri cairan hangat itu. Diusapnya keringatnya yang sempat mengucur di pagi dini yang dingin itu.

Sesaat kemudian tubuh telanjang istriku jatuh kelelahan. Wajahnya terbenam di selangkangan sang lelaki asing. Tangannya terkulai lemas, merangkul pahanya. Nafasnya terdengar ngos-ngosan. Dia puass.. Kini dia pengin istirahat. Dia tidak merubah posisi. Keadaannya sudah nyaman. Dia pengin tidur lagi.

Sementara itu, bagi sang tamu, lelaki asing itu, walaupun dalam setengah ngantuk, dia menikmati pengalaman yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Saat lelap tidur di malam hari, ada perempuan cantik yang mempermainkan kontolnya, menjilati kemudian mengisapinya hingga spermanya keluar tak terbendung. Ahh.., dia akan kenang panjang. Dia sendiri tetap enggan bangun. Kantuknya masih menyerang. Dia biarkan perempuan itu tidur di selangkangannya. Dan tak lama kemudian dia kembali lelap. Baca lanjut!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral! Perselingkuhan 19 Jam Memek dan Anal 2

  Aopok.com - Dia memasuki ambang impian kenikmatan yang sejak siang tadi menjadi obsesi utama dalam rangka menikmati malam panjang penyelewengannya. Hidungnya mulai mengendusi bau ketiak tamunya. Bau asem itu pada situasi macam ini sungguh menjadi dambaan birahi. Libido istriku langsung terdongkrak. Sekarang bukan lembut lagi. Lidahnya sudah sampai ke tepi-tepi wilayah nikmat. Hidungnya terus mengendusi. Sesaat kemudian wajah istriku sudah tenggelam dalam ketiak lelaki itu. Hidungnya terus mengendus-endus untuk meraih aroma ketiaknya sebanyak yang bisa diraih.

Dengan terus mengangguk-angguk kecil dan meliuk, wajah itu merambah ceruk-ceruk berbulu milik lelaki itu. Lidah istriku dengan cepat membuat bulu-bulu ketiak itu kuyup oleh ludahnya. Dia isap semua rasa. Asin atau manis atau asem yang membangkitkan gairah dan birahi yang terus memburunya. Desahannya berubah menjadi dengusan. Istriku kegilaan. Terkadang nampak geregetannya datang. Kepalanya digeleng-gelengkankan secara cepat hingga rambutnya nampak bergoyang ombak, seperti babi yang menekan moncongnya yang mengaduk lubang di tanah. 

Dan memang yang tersisa hanyalah sifat hewaniahnya. Dan dengan pantatnya yang saat ini sudah nungging, dengusan dan gelengannya itu membuat sang lelaki berbalik-balik, ke kanan, kekiri yang disertai dengan regangan kaki-kakinya menahan nikmat. Nampak otot-otot kakinya itu bertonjolan. Dan tak kalah sengitnya, kontolnyapun mencuat kaku. Mengkilat dengan jamur rekah di ujungnya, kontol itu dilingkari oleh jaringan urat-urat darah yang memompa daging kontolnya melesak keatas, tegak, seakan meriam yang mau meledakkan pelurunya.

Istriku melirik ke kontol itu. Tapi membiarkannya. Dia bergeser ke ketiak lainnya di sebelah kiri. Dia ulangi pula hal-hal sebagaimana telah ia lakukan pada ketiak kanan tadi. Kali ini tubuh istriku menindih lelaki itu. Buah dadanya lekat pada buah dada sang lelaki.

Lantas karena menahan amukan birahinya, sang lelaki menaik-naikkan pantatnya hingga kontolnya setiap kali menusuk-nusuk langit. Sekali lagi lirikan mata istriku dilepas. Dan kemudian tangan istriku bergerak turun, mulai mengelusi perut yang berambut menyambung ke jembutnya. Jari-jarinya menggapai dan meremas-remas. Sesekali kembali mengelus. Rasanya bisa diperkirakan. Wilayah itulah yang akan dirambah bibir istriku pada urutan berikutnya.

Kembali istriku mencari posisi yang pas. Dengan tetap nungging dengan tubuh telanjangnya istriku bergeser kanan sang lelaki. Tangannya terus meremas-remas penuh gereget. Bibirnya meluncur kebawah, mengulang jilatan dan gigitan sesaat pada dada, kemudian turun lagi.

Begitu bibirnya menyentuh bulu-bulu perut di bawah puser, langsung melumat-lumat. Tak pelak lagi perut berbulu sang tamu kuyup oleh ludahnya. Terdengar erang dan desis tamunya yang disertai seringai di wajahnya. Otot-otot perutnya mengencang menahan kegelian. Ber-menit-menit istriku terus menjilati perut penuh bulu, sebelum bergeser lebih bawah lagi.

Sekarang tangan istriku sudah merambah ke wilayah selangkangan. Dielus-elusnya selangkangan kanan kemudian kirinya. Dan akhirnya juga genggaman, pijatan dan remasan untuk bijih pelernya. Ooocchh.. suara desahan itu .., begitu nikmat ditelinga ini, demikian batin istriku mendengar gelinjang desahan lelaki asing itu.

Kini istriku sudah berada di antara paha lelaki itu. Dengan tetap nungging, istriku membenamkan mukanya ke rerimbunan jembut sang tamu. Bau lelaki dengan kuat menyergap hidungnya. Nafsu irahi istriku semakin meledak-ledak. Untuk cara-cara macam ini yang sama sekali belum pernah dia lakukan pada suaminya selama lebih 20 tahun mereka menikah.

Dengan genggaman tangan kanan yang mengelus naik turun batang kontol yang 22 cm itu, bibir, lidah dan gigitan istriku meratai batang dari pangkal, tengan hingga ujungnya. Dengan penuh rasa dan birahi kepala jamurnya dia jilat dan isap-isap. Ludahnya telah membasah di selangkangan lelaki itu. Bau lelaki dan ludahnya sendiri bercampur menjadi bau yang membuat vagina mengempot-empot minta di remasi.

Ketika semua sudut dan titik di selangkangan tamunya sudah nggak ada yang lewat dari jilatannya, secara reflek lelaki itu mengangkat kedua pahanya ke atas, hingga tubuhnya melipat sampai betisnya menyentuh kanan dan kiri telinganya. Dan akibatnya adalah wilayah pantat hingga anus lelaki itu seperti ditawarkan untuk dirambah pula oleh bibir dan lidah istriku. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Heboh! Perselingkuhan 19 Jam Memek dan Anal 1

  Biodataviral.com - Sesudah kontol itu tertelan kelubang vaginanya, mulailah lelaki itu memompa. Bokongnya digerakkan maju mundur. Setiap kontol itu didorong maju jutaan saraf-saraf vaginanya merasakan kegatalan yang tak terhingga, demikian pula saat ditariknya mundur. Tanpa berfikir panjang lagi dia menggoyang-goyang pantatnya untuk menggaruk rasa gatalnya itu. Dan terdengarlah suara slup, slup, slup dari pemompaan kontol pada kemaluan itu. Dan dari mulut istriku dan lelaki asing itu terus menerus terdengar lenguh, desah dan rintih nikmat yang berkepanjangan.

Kemudian terlihat kedua tangan lelaki itu meraih puting-puting susu, memelintir-pelintir dengan jari-jarinya. Waahh, bukan main, istriku menggelinjang dan langsung menggeliat-geliat. Kepalanya seperti orang kemasukkan setan. Dengan rambutnya yang langsung awut-awutan kepalanya digeleng-gelengkannya dengan cepat ke kanan dan kiri. Kegatalan pada dua titik, lubang vagina dan puting susu, benar-benar membuat istriku sangat histeris. Kemudian lelaki itu menunduk, menggantikan tangannya dengan mulutnya, puting-puting susu itu disedotinya dan digigitannya, sambil tanpa henti kontolnya terus memompa. Makin cepat, makin cepat. Slup. slup, slup. Dan .., ‘aachh..’, terdengar suara istriku merintih keras, ‘..maasszz, aa..kkuu.. nyampaii, orgasme lagii..’, benar, cairan-cairannya kembali tumpah dalam lubang vaginanya.

Dan lelaki itu tidak menghentikan pompanya. Rupanya dia sendiri dalam keadaan kegilaan nikmat yang nggak akan menghentikan apapun yang terjadi. Gerakan maju mundurnya makin cepat. Nampak seperti lokomotip yang lari kencang dengan hidrolik yang memompa mesin dan membuat rodanya berputar, kontol lelaki itu memompa lebih kencang lagi. Dia tidak memperhatikan istriku yang megap-megap, juga tidak mengacuhkan bibir-bibir vagina istriku yang ber-busa-busa karena cairan birahinya tersedot keluar. Kenikmatan karena sempitnya vagina itu ternyata tidak berkurang oleh membanjirnya cairan-cairan itu.

Dalam keadaan setengah merem dan melek, istriku menyaksikan busa-busa itu. Kembali kesadaran petualangannya hadir. Walaupun sudah terasa ngilu dan pedih-pedih, saat melihat busa-busa yang keluar akibat gesekkan pompa pada kemaluannya, dia tidak berusaha menahan gerakan lelaki tamunya itu. Dia biarkan batangan 22 cm itu meneruskan pompanya. Dan dia tambah pula kecepatan goyangnya. Dia menikmati bagaimana wajah lelaki itu blingsatan kenikmatan, dan bibirnya yang berpeot-peot mengaduh-aduh. Sementara dari tubuhnya bercucuran keringatnya membasahi dada dan perut istriku.

Dan rupanya lelaki itu belum juga ingin menyelesaikan permainannya. Diturunkannya kaki istriku dan ditariknya membujur searah sofa. Kaki sebelah kanannya dia sampirkan ke sandaran sementara kaki kirinya dia biarkan jatuh ke lantai hingga kemaluan istriku lebih terbuka.

Kemudian kembali disodokkan batang 22 cmnya menembusi kemaluan itu. Kali ini lelaki itu sungguh mendapatkan kesenangan. Dengan bokongnya yang terus maju mundur, dia merebahkan tubuhnya ke atas tubuh istriku. Mulutnya langsung menerkami leher istriku, ketiaknya, susunya, puting-puting susunya dengan penuh kegilaan. Slup, slup, slup, slup. Entah untuk yang berapa ratus kali.

Dan akhirnya datang juga. Lelaki itu merasakan spermanya akan muncrat. Sejak awalnya dia ingin menyaksikan lagi spermanya langsung muncrat ke mulut istriku. Dia akan merasa puas melihat istriku gelagapan menerima limpahan berliter-liter spermanya. Dan dengan sigap dia cabut kontolnya dari kemaluan istriku, kemudian bergerak ke samping sofa. Tangan kirinya secara kasar menjambak rambut istriku dan menariknya, sementara tangan kanannya mengasongkan jamur kontolnya yang basah oleh cairan vagina itu ke mulut istriku. Dan walaupun ada rasa pedih disebabkan tarikan pada rambutnya, istriku secara reflek mengangakan mulutnya. Ada perasaan aneh yang tiba-tiba menjalar. Dia merasakan nikmat atas perlakuan kasar lelaki itu.

Perasaan itu sudah mulai hadir sejak kontol gede lelaki tamunya menembusi kemaluannya hingga menimbulkan rasa pedih, kemudian saat kontol itu mulai memompa dengan cukup kasar hingga busa-busa birahinya tersedot keluar meleleh di seputar bibir vaginanya, dan sekarang.. rasa pedas di kulit kepalanya karena jambakan kasar tangan lelaki itu. Dia membayangkan dirinya menjadi budak kenikmatan sang lelaki dan sedang dipaksa untuk menerima sperma itu muncrat ke mulutnya. Itulah yang mungkin disebut sebagai kenikmatan ‘multi dimensi’. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Cerita Sex Ngentot Pembantu Pribadiku

  Tradingan.com -  “Sum.. kalau kamu sudah selesai membersihkan kaca jendela, mandi dulu, kemudian siapkan makanan yang kubeli tadi.” kataku setelah menyusun rencanaku.

“Iya Mas..” sahutnya sambil tetap membersihkan kaca jendela yang tinggal sedikit lagi.

Sesaat kemudian Sum masuk ke kamarnya, dan tampaknya dia bingung mendapatkan tasnya kosong, lalu memanggil diriku sambil membawa t-shirt, rok pendek, celana dalam yang seksi dan handuk.

“Mas.. Baju Sum kemana..?” tanyanya.

“Oh.. bajumu itu tidak baik untuk dipakai di kota, Mas akan malu kalau nanti ada teman-teman Mas kesini.., jadi Sum pakai saja baju yang sudah Mas belikan untukmu ya..?”

“Tapi..?” nampaknya Sum ragu-ragu untuk melanjutkan kata-katanya.

“Tapi apa Sum..?”

“Kutangnya mana..?”

“Wah Sum.. kamu kan masih kecil.., tidak perlu kamu menggunakan kutang itu, kutang itu pun sudah jelek sekali, dan itu akan menghalangi pertumbuhan buah dadamu.., sudahlah kamu pakai saja kaos yang kubelikan tadi.” kataku mencoba menjelaskan.

“Tapi Sum malu Mas.., nanti akan kelihatan..” jawabnya malu.

“Iya tidak Sum, justru akan kelihatan indah sekali kalau tubuhmu hanya dibalut dengan kaos yang kubelikan, percayalah..! Coba saja ya..? Dan kamu ganti baju yang sekarang kamu pakai, mungkin sudah bau keringat.”

Akhirnya walau dengan berat hati, Sum masuk ke kamar mandi dengan membawa t-shirt serta rok pendeknya.

Tidak lupa aku menjelaskan kepada Sum bagaimana caranya menggunakan shower dan bermandi dengan air hangat, karena memang kamar mandiku tidak memakai bak mandi. Setelah dia mengerti, aku tinggalkan dirinya.

Begitu Sum masuk kamar mandi, bergegas aku pun masuk kamar tidurku untuk siap-siap melihat pemandangan yang menggairahkan. Kubuka bajuku sehingga aku telanjang bulat, dan aku mulai membuka lemari gantungku. Dan pemandangan di depan mataku membuatku terpana, jantungku berdebar-debar saat Sum mulai membuka rok terusannya, sehingga dia hanya memakai kutang kecil dan celana dalam murahan. Libidoku mulai menaik, aku terangsang dengan pemandangan di hadapanku. Sesaat kemudian Sum membungkuk untuk membuka celana dalamnya, dan aku melengguh ketika Sum akhirnya membuka kutang kecilnya, dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benangpun.

Kulihat tubuh Sum begitu padat berisi, tubuh seorang gadis yang baru tumbuh, buah dadanya masih belum menonjol betul, hanya segenggam telapak tangan saja. Seperti bayanganku, puting susunya masih belum begitu besar, berwarna merah muda kontras dengan warna kulit tubuhnya yang kuning langsat, namun itu justru sangat menggairahkan diriku. Perutnya rata, namun saat kulihat di bagian bawah perutnya, ugh.., nampak bagian itu agak menonjol keluar, agak gemuk sedikit. Dan yang membuatku semakin berdebar dan bernafsu, kemaluan Sum belum lagi ditumbuhi oleh bulu, masih mulus, hanya ada beberapa lembar bulu, itu pun masih bulu yang halus. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Viral Cerita Marturbasi Pertama Vita

  Iklans.com - Nama saya Vita. Kisah saya sudah dua yang dibagi di dalam 17Tahun tetapi diceritakan oleh teman saya si Arthur. Kisah saya berjudul “Arthur: Ski, Snow & Sex” dan “Arthur: Vita & Sex Pertama”. Kali ini saya ingin membagikan kisah saya secara tersendiri.

Nama asli saya bukan Vita, tetapi karena Arthur sudah memakai nick name itu untuk saya, ya saya tetap pakai nama Vita saja. Tinggi saya 168 cm, putih, rambut sebahu, dan sejak SMP orang-orang bilang saya mirip sekali dengan peragawati Donna Harun. Awalnya saya bangga dibilang begitu karena mirip peragawati tetapi lama kelamaan saya menjadi segan.

Pernah bulan lalu, mungkin karena saking miripnya dengan si Donna, seorang wartawan Infotainment melihat saya sedang Jalan-jalan di Plaza Senayan dan ia langsung menghampiri saya dan menanyakan sesuatu tentang fashion. Saya awalnya terheran-heran tetapi langsung saya bilang, “Salah orang, Mas!” hehehe..

*****

Saya suka sekali masturbasi. Sejak SMP gairah seks saya tinggi sekali. Tetapi saya bisa meredam gejolak seks saya. Saya dibesarkan di lingkungan keluarga yang taat beragama. Pertama kali masturbasi terjadi ketika saya sudah lulus SMP. Waktu itu saya dan teman-teman (laki dan perempuan) sedang nongkrong di rumah teman setelah seharian mengurus STTB.

Si Harry datang dan membawa sebuah kaset video porno dan langsung menyetel film itu di rumah temanku. Kami semua langsung menonton. Saya sendiri baru pertama kali menonton film porno dan ada perasaan jijik dan bergairah. Setelah selesai menonton film, kami pun pulang ke rumah. Karena saya membawa mobil sendiri, saya mengantar Harry dan 3 orang teman ke halte bis terdekat.

Setiba di rumah, saya memarkir mobil di garasi lalu sebelum keluar dari mobil perhatian saya tertuju pada kaset video yang tergeletak di jok mobil bagian belakang. Rupanya kaset itu terjatuh dari tas Harry. Segera saya masukkan video itu ke tas saya lalu saya langsung masuk kamar. Saat itu sudah jam 21:30, kedua orang tuaku sudah tidur.

Saya bergegas mandi lalu mengganti baju. Setelah itu dengan deg-degan, saya memutar film porno itu di kamar saya karena kebetulan saya punya TV dan video player sendiri. Dengan penuh minat, saya perhatikan adegan-adegan ML, saya perhatikan bentuk kelamin pria dan wanita. Saya bisa lebih santai melihatnya dibandingkan tadi sore karena malu apabila terlihat terlalu serius.

Ada satu adegan dimana si wanita sedang rebahan di tempat tidur dalam keadaan telanjang. Si wanita memainkan jarinya di selangkangan dan payudaranya sambil mendesah dengan penuh nikmat. Saya menjadi penasaran untuk mencoba. Saya selipkan tangan kananku ke dalam celana dalamku lalu meraba vagina. Saya tidak merasakan kenikmatan. Kemudian saya perhatikan si wanita itu membuka bibir vaginanya. Saya lalu mencoba membuka bibir vaginaku dengan jari telunjuk dan jari tengah lalu tangan kiriku mulai mengusap vaginaku. Sontak tubuhku langsung seperti disetrum.

Saya merasakan sebuah kenikmatan yang luar biasa. Saya mencoba memainkan klitoris. Saya elus, putar dan pilin. Oh nikmatnya! Nafas saya mulai mendesah-desah kenikmatan seperti si wanita itu. Akhirnya saya langsung membuka semua bajuku dan tidur telanjang bulat di tempat tidur. Kembali tangan kananku memainkan klitoris sedangkan tangan kiriku meremas-remas payudaraku yang saat itu berukuran 34A. Rasanya seperti mengawang di surga. Nikmatnya tiada tara.

Saya mulai mempercepat gerakan jariku di klitoris, semakin cepat hingga akhirnya tubuhku seperti kembali disengat listrik. Tubuhku mengejang. Ada rasa lega yang tidak bisa saya lukiskan. Vagina dan selangkanganku basah dengan cairan. Saya merasakan si wanita di film itu juga merasakan hal yang sama dengan saya. Si wanita itu menjilat jarinya yang basah oleh cairan dari vaginanya. Saya mencoba menjilat jariku, rasanya sedikit asin. Setelah masturbasi pertama itu, saya tertidur dengan nyenyak. Sekitar jam 3 pagi, saya terbangun dan kembali hasrat seks saya bangkit kembali dan saya kembali bermasturbasi. Baca selengkapnya!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

Heboh Triastuti Diantara Pelukan Dua Lelaki 2

 Piool.com - Beberapa saat kemudian, rintihan Tri semakin keras, dan cairan tubuhnya terasa semakin banyak, tubuhnya melenting kaku dan dari mulutnya keluar suara seperti orang sekarat, Tri tengah dibuai perasaannya yang sedang menuju puncak kenikmatan. Wajahnya benar-benar cantik pada saat itu, setelah didera depresi sekian lama, sepertinya ini semacam pelepasan buat dia. Bagian dalam dinding vaginanya menjepit keras dan berdenyut-denyut, badannya terhentak-hentak, Tri mengalami orgasme yang dahsyat, yang membuat perasaannya melayang-layang dan setelah masa kenikmatan itu mereda, badannya terhempas lemas di atas sofa. Dadanya terlihat naik turun dengan nafas memburu seakan-akan orang yang baru menyelesaikan lari cepat 100 m dan kedua matanya terkatup rapat. Bintik-bintik keringat menghias pelipisnya menandakan satu ronde dari suatu pergulatan seru yang banyak memakan tenaga, yang baru saja diselesaikannya.


Akan tetapi bagi Mr. Gulam pertarungan ini belum selesai, bahkan baginya ini baru babak permulaan ataupun babak pemanasan saja. Melihat Tri yang ayu itu sudah terkapar lemas itu dengan kedua matanya yang tertutup dan badannya yang langsing itu tergolek pasrah, menimbulkan suatu perasaan sensasi pada Mr. Gulam. Lelaki India tersebut sangat bersyukur bisa menguasai dan menikmati tubuh gadis ayu tersebut yang langsing dan mulus itu. Dengan penisnya yang besar masih terbenam dalam kemaluan gadis tersebut, Mr. Gulam memeluk badan Tri dan mengangkatnya dari sofa.

Sekarang badan yang langsing dari gadis tersebut digendong oleh lelaki tersebut, kedua bukit kecil dengan putingnya yang menonjol keras dari buah dada Tri tertekan rapat dan tergesek-gesek pada rambut-rambut lebat pada dada Mr. Gulam. Kepala Tri terkulai lemas bersandar pada pundak lelaki tersebut, kedua tangan Mr. Gulam memegang kedua bongkahan pantat Tri dan kedua kaki Tri melingkar pada pinggang Mr. Gulam. Dari belakang kelihatan belahan pantat Tri merekah dan penis hitam besar lelaki India tersebut masih bersarang di dalam liang kemaluan gadis tersebut yang menjepit rapat batang penis tersebut. Mr. Gulam membawa badan gadis tersebut merapat ke tembok ruangan tersebut, menekannya di tembok dan mulai menggerakan pantatnya sendiri maju mundur menekan pantat Tri ke tembok, akibatnya penisku yang hitam besar itu menerobos keluar masuk kemaluan Tri yang telah basah oleh cairan kenikmatan yang keluar pada waktu gadis itu mengalami orgasme. Gerakan pantat lelaki itu semakin lama semakin cepat dan tekanannya semakin dalam saja. Badan Tri menggeliat-geliat, “Ooohh.. oohh.. eehhmm..!” suara lirih terdengar keluar dari mulut Tri setiap kali lelaki tersebut menekan pantatnya dengan kuat.

Sementara sedang asyik-asyiknya Mr. Gulam mengerjai Tri yang telah lemas itu, tiba-tiba pintu apartement itu terbuka dari luar dan Raj Kumar yang katanya hendak membeli minuman masuk, kedua tangannya membawa minuman Fanta merah 2 botol besar. Dia melihat sejenak pada aksi Mr. Gulam yang sedang mengerjai Tri itu dengan senyum-senyum. Sementara itu Tri yang terkejut dengan kedatangan Raj tersebut, merasa sangat malu dan mencoba melepaskan diri dari Mr. Gulam, akan tetapi Mr. Gulam dengan ketat tetap memeluk Tri dan melanjutkan kegiatannya itu. Kemudian Mr. Gulam dengan tetap menancapkan penisnya ke dalam kemaluan Tri mengambil posisi duduk di sofa dengan kedua kakinya terjulur mengangkang di lantai dan Tri berada dalam posisi duduk di atas, Lanjut baca!

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik